Rabu, 11 Desember 2019

Sanksi yang akan kamu dapatkan jika kamu mangkir membayar pajak


Pajak merupakan salah satu pemasukan terbesar terhadap keuangan negara yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan serta untuk perkembangan suatu negara, walau demikian masih saja banyak warga yang merasa bahwa pembayaran pajak dirasa tidak perlu atau bahkan beberapa diantaranya merasa terbebani oleh kewajiban membayar pajak. Namun karena pentingnya pembayaran pajak dan juga bersifat memaksa demi kemajuan suatu negara untuk meningkatkan perekonomian negara maka dari itu negara menerapkan sanksi bagi para warga negara pemangkir pajak untuk menghindari ketidak disiplinan dalam hal pembayaran pajak. Semakin tingginya ketaatan  membayar pajak tentunya akan semakin tinggi juga pemasukan negara sehingga pembangunan yang akan memudahkan dan melengkapi fasilitas publik yang digunakan untuk kebutuhan bersama. 

Membayar pajak sebenarnya memiliki banyak manfaat yang bisa dinikmati oleh warga negara itu sendiri, karena beberapa dana yang diterima dari pajak juga dialokasikan untuk pembangunan fasilitas umum seperti jalan, jembatan, rumah sakit, bangunan pemerintahan lain, penyelenggaraan pemilihan umum secara rutin yang dilakukan setiap 5 tahun sekali, hingga pembayaran gaji pegawai negeri. Dana yang didapatkan dari pembayaran pajak juga bahkan digunakan untuk membantu meningkatkan subsidi pangan dan juga perekonomian para pelaku usaha mikro. Lalu apa saja sanksi yang akan diterima jika kamu mangkir dari kewajiban membayar pajak?

1. Sanksi administrasi berupa sanksi bunga

Sanksi pertama yang akan kamu terima ialah sanksi penerapan bunga ketika kamu telat atau bahkan dengan sengaja mengundur pembayaran pajak, sanksi yang akan kamu terima biasanya berkisar 2% dari total jumlah pajak yang harus kamu bayar, untuk lebih lengkapnya mengenai sanksi bunga yang diterapkan bisa kamu lihat di website pajak karena akan diterapkan sanksi bunga yang berbeda pada setiap kasus.

2. Sanksi denda yang merupakan bagian dari sanksi administrasi

Persentase denda yang harus dibayar akan berbeda-beda tergantung jenis pelanggaran yang dilakukan dan juga jenis pembayaran pajak apa yang kamu langgar, total denda biasanya akan berkisar antara 100.000 rupiah hingga angka 150% dari total jumlah pajak kurang bayar. Maka dari itu lebih disarankan kamu taat melakukan pembayaran pajak tanpa melakukan pelanggaran agar terhindar dari jumlah uang yang lebih besar yang harus dibayarkan.

3. Sanksi kenaikan

Sanksi kenaikan ini akan diberlakukan tergantung jenis pelanggaran yang dilakukan, kenaikan pajak yang akan didapatkan akan berkisar 50% hingga 200% dari dana yang harus dibayarkan.

4. Sanksi pidana

Sanksi pidana merupakan sanksi terberat yang akan kamu terima jika kamu melakukan pelanggaran berat seperti pelanggaran yang menyebabkan kerugian terhadap negara. Sanksi pidana biasanya akan berkisar antara kurungan penjara selama 6 bulan hingga 6 tahun tergantung beratnya pelanggaran yang dilakukan, salah satu contohnya ialah ketika kamu tidak melaporkan kegiatan usaha untuk menghindari kewajiban membayar PPN. 

Untuk menghindari sanksi yang bisa menjeratmu dan untuk menaati kewajiban membayar pajak demi kemajuan pembangunan dan perekonomian negara maka pelaporan pajak kini lebih dimudahkan dengan adanya pembayaran pajak melalui online dari situs e-filing. Cara lapor pajak online tentunya cukup mudah melalui e-filing, yang terpenting kamu menyiapkan dokumen-dokumen serta kelengkapan data yang diperlukan. Dengan kemudahan pelaporan pajak online kini tentunya sudah tak ada alasan lagi untuk kamu tidak melaporkan pajak yang akan mengurangi pemasukan negara.

0 komentar:

Posting Komentar